Minggu, 12 Oktober 2014

Tanpa Judul~

Namaku Jenny Pramudita aku biasa di panggil Je, aku anak ke-4 dari empat bersaudara  aku siswi kelas 3 SMA sekolah di salah satu sekolah negeri yang ada di Jakarta. aku punya dua sahabat yaitu Tere dan Annita mereka sahabatku dari kecil .Sebenarnya aku gak mau ninggalin kota yang dari kecil aku tempatin ini tapi karna kesalahan aku yang susah di atur dan membuat orang tua ku geram dan membuat pilihan aku harus pindahdan  aku harus meninggalkan dua sahabatku itu.Pindah itu ternyata gak seburuk yang aku bayangin dan aku takutin ternyata pindah benar benar membuat aku membuka lembaran hidup baru dari tempat tinggal baru , tetangga baru , sekolah baru , teman baru dan ya kenalan baru pastinya. Sebelum pindah kota tadinya aku punya seorang pacar , namanya Marco tinggi, putih ,kurus  ya bisa dibilang dia itu incerannya para wanita gatel  setelah aku pindah banyak perubahan darinya dari mulai tiba tiba hilang lalu susah di hubungi lama kelamaan satu persatu ID jejaring sosialnya menghilang dari conntac dan ternyata dia memblock semua IDjejaring sosialku dan sudah mengganti nomor ponselnya, sakit emang di tinggal dengan cara seperti itu tapi sudahlah kalo dasarnya dia mau memutuskan hubungan untuk apa ku kejar? lebih baik aku menata hidup yang baru ini kan?.

Aku pindah ke kota Bandung dan tinggal bersama Tanteku namanya Tante Uci dan biasa kusebut Ibu .Beradasini  aku mulai dengan mencari sekolah negri yang tidak jauh dari rumah, aku mendapat salah satu sekolah yang ternyata sekolah ini dulunya pernah jadi sekolah kakak ku ke-3 namanya Rahayu aku tau itu dari nenekku, seminggu mengurus pindah sekolah memang bisa dibilang ribet tapi syukurnya aku diterima di sekolah itu. Aku di tempatkan di kelas 12 IPS4  awal masuk sekolah.. Sekolah sedang ramai karna ada MOS untuk siswa kelas 10 baru dan didalam keramaian aku bertemu wajah wajah baru yang asing dan aku yang belum kenal siapapun disana cuma bisa diam canggung karna bisa dibilang aku gak terlalu berani kenalan duluan dilingkungan yang gak aku kenal satu orang pun, saat aku mencari kelasku tiba-tiba ada yang bertanya "Kamu anak baru?namanya siapa?" lalu akupun memperkenalkan diri ternyata yang bertanya itu namanya Aulia, lalu lama kelamaan aku berkenalan dengan yang lainnya yah.. emangsih kadang suka masih lupa sama nama namanya, maklumlah baru 1 hari hihihi...

Gak kerasa satu bulan pun berlalu ...
aku masih sering berkomunikasi lewat chatting dengan Tere dan Annita menanyai kabar, bermain Truth or Dare , gossip , jail dan yah begitulah..., Sekarang aku mulai nyaman dengan lembaran baru yang telah dibuka ya pindahan ini membuat merasa sedikit demisedikit perubahan yang ada di keseharian. Suatu hari kelas aku di pindahkan katanya sih biar ngerasain fasilitas sekolah gitu sebelum lulus tapi ternyata kelas yang di dapat malah kelas yang belum ada perubahan dalam fasilitasnya.semenjak pindah kelas aku sering duduk di bangku yang ada di depan kelas sambil menunggu teman lain yang datang . Saat jam istirahat aku juga suka duduk didepan kelas tapi tiba tiba ada yang memanggilku dari lantai 2 gedung yang bersebrangan dari kelasku itu. aku yang gak kenal siapapun cuma diam dan gak menghiraukannya karna aku fikir yang di panggil itu temanku tapi dugaan ku salah yang mereka tanya ternyata aku dan tiba tiba temanku bilang je ada salam tuh, aku tertawa mendengarnya dan aku berkata "hahaha salam dari siapa? aku anak baru disini gak kenal siapa siapa masa ada yang nitip salam sih?ngaco kamu" Tapi.. sebenarnya aku penasaran siapa yang menitip salam itu tapi palingan hanya gurauan karna aku anak baru disini. tigahari pindah kelas ternyata  aku terus di ledeki dengan cie dan titip salam dari seseorang yang namanya Damar, aku gak tau siapa dia dan yang mana orangnya. Jam 7 malam tiba tiba hpku bergetar dan ada notif BBM disana  aku buka nottif itu ternyata itu chat dari teman sekalasku namanya Kevin " Ping!!" aku pun membalas "ya vin?kenapa?" lalu diapun membalas " hehe gapapa cuma pengen kenal aja sama anak baru hehehe"  aneh sih emang kan dia sekelas udah kenal juga ngapain ngajak kenalan lagi coba ?,dan akupun membalas chatnya " jiah ... kirain kenapa " kevin pun membalas lagi" ini temennya kevin ko hehe  accept pinnya Damar Angkasa dong" akupun mencari nama Damar Angkasa di folder invites aku kembali membalas chat itu "Udah di acceptt ko" dan diapun membalas "yaudah pindah aja yahngobrolnya ke Damar Angkasa" akupun membalas " okey" aneh sih sebenernya agak gak asing gitu  namanya.

Damar Angkasa itu lah nama teratas di folder chat, "Anak baru ya? pindahan darimana? " isi chat dari damar, akupun  membalas chat darinya karna aku yang sedang mengerjakan doodleart aku jadi lama membalas chat darinya .Chatting dengan damar ternyata dia sosok yang baik, seru  , lucu , asik  sebelumnya aku gakpernah secepat ini kenal dan akrab dengan seseorang.Semenjak chatting malam itu aku hampir setiap hari chatting dengan damar  ,memang setiap hari aku chatting terus tapi aku belum pernah bertemu langsung dengan orangnya padahal satu sekolah. sampai suatu hari aku sedang malas cepat pulang akhirnya aku malah diam di kantin dan kebetulan ada salah satu brand makanan mengunjungi sekolah  dan murid gak diizinin untuk pulang cepat juga, tadinya Damar menyuruhku menghampirinya di tribun karna aku malu jadi aku tolak tapi karna aku sendirian kekantin aku malah bilang padanya kalau aku berada dikantin sendirian dengan cepat dia membalas chatku " Tunggu! aku kesitu" nah loh disamperin sama orangnya kata aku dalam hati setelah membaca chat itu, dan tadaaa.... seseorang menghampiriku dan duduk disebelahku dan dia bertanya " kenapa kamu gak pulang?"  kataku "Lagi males cepet pulang hehehe " dan ternyata itu Damar Angkasa yang selama ini chating hampir tiap jam denganku putih, tinggi, cubbi , lucu  , berbicara dan bercanda secara langsung dengannya sampai sekolah mulai sepi  dan tak terasa haripun mulai sore, entah kenapa aku bisa senyaman ini dekat dengan seseorang begitu cepat akrab dan seperti sudah lama kenal dengan Damar.

Semakin hari semakin dekat dengan Damar, ya lalu akupun jadi menaruh hati padanya memang ini terlalu cepat tapi.. siapa yang bisa menghentikan perasaan? suatu hari aku pun diajak pergi jalan dengannya karna akupun gak punya jadwal jadi aku meng-iya kan ajakannya ya niatnya kami menonton Malam Minggu Mikko Movie nya Raditya Dika tapi ternyata di bioskop yang kami
datangi itu belum ada film raditya dikanya niatnya ingin menonton film yang lain tapi karna gak ada yang rame jadi kitapun keluar dari bioskop di depan bioskop itu ada sebuah Fotobox tiba-tiba damar mengajakku Fotobox bersamanya. ya denganrambut yang gak karuan muka yang kusam kita gak tau harus bergaya seperti apa jadi kita gaya se freak kita tapi.... ada 1 yang gak pernah aku lupa hingga saat ini, "foto terakhir niihh kamu menghadap ke aku dong cepet" kata damar dan saat aku menghadapke arahnya ternyata damar menyium keningku,aku gak tau harus seneng ,kaget , atau bengong kebayang kan dicium keningnya sama orang yang kamu taksir itu gimana rasanya? #tiba tiba ada back sound i belive i can fly:)))

setelah dari fotobox aku di ajak pergi jalan lagi ke daerah Dago oleh Damar, katanya biar aku tau daerah Bandung dan aku dibawa ketempat favoritnya dan kevin, disana kami ngobrol dan bercanda karna suhu udara mulai dingin dan langit pun mulai gelap dan rasa takutku terhadap gelap mulai datang aku malah refleks memeluk Damar degdegan sih tapi lebih degdegan dan kaget lagi saat Damar merangkulku (ahh.. bolehkan waktuitu diulur lebihlama atau diputar kembali?). Saat sedang ingin pulang aku pun bertanya pada Damar siapa sebenarnya perempuan yang waktu itu pernah tidak sengaja iya sebut namanya saat sedang berbicara denganku dia pun terdiam dan seperti ragu memberitahuku "Jawabnya pas dimotor aja ya?sekalian jalan pulang" kata Damar  akupun menjawab "hmm yaudah iya" saat baru naik motor akupun menanyakannya kembali dan dengan canggung iya berkata bahwa sebenarnya dia suka padaku tapi... dia sudah memiliki pacar ah... andai Damar tau saat iya berkata seperti itu aku kecewa padanya dan akupun takbisa membendung air mataku  aku menanggis di belakangnya dan saat dia tau bahwa aku menanggis dia berusaha menghentikan tangisanku ya aku akui ia emang pria yang jujur dan berani  saat dia sudah menjelaskan semuanya dia pun berbalik bertanya bagaimana perasaan ku terhadapnya , akupun jujur tentang perasaanku terhadapnya tapi karna aku tahu diri  maka aku mencegah diri untuk tidak memberi tahukan perasaanku seluruhnya. 


Memang dia bilang dia gantung dengan pacarnya tapi aku tau bagaimana sakitnya ditinggal untuk wanita lain, sakitnya di selingkuhi dan tau sakitnya saat melihat kekasihmu selingkuh didepan matamu secara langsung. Aku tidak mau pacarnya merasakan apa yang pernah aku rasakan , aku dan Damar sama sama sudah terlanjur melangkah jauh. Aku bingung aku harus menantinya atau berusaha berenti menaruh perasaan padanya. Setelah aku tau kebenaran itu.. Aku berniat untuk menjauhinya tapi hatiku selalu menolak aku gak tau kenapa aku bisa sepertiinu .selang beberapa hari berikutnya dia memberitahuku bahwa iya diputusi oleh pacarnya kami tetap sering berbicara dan bercanda .Entah kenapa suatuhari aku ingin sekali membuatkan damar suatu masakan ,karna takut ia tidak suka maka aku bertanya padanya sehari sebelum aku membawakan ManggOreo buatanku dan semakin larut dalam perasaanku sendiri.

"Hingga hariini pun aku terus menunggunya ntahsepertinya aku bodoh karna terlalu terbawa perasaan kepadanya hanya bisa berdoa bahwa dia masih memiiki perasaan yang sama terhadapku walaupun jika nantinya aku tak memilikinya" - Je

Je tetap dekat dengan Damar, Je juga tetap dengan perasaannya kepada Damar  tetap sering memberi perhatian dan semangat hingga hariini dan Je pun terus berusaha dekat dengan Damar .

She still waiting Damar Angkasa ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar