This is my
Story,
Markus
Pradipta itu namaku, entah kenapa
akhir akir ini aku sering bias melihat “mereka” ya .. Mereka yang tak kasat mata atau mungkin benerkah mata batin ini terbuka?, mau tau kenapa aku bias bilang
begitu? Itu karna kejadian
tiga hari yang lalu .. tepat dimana temanku Daniel yang mengajaku untung menghampiri
seseorang yang “katanya” bias membukakakn matabatin .
Ya kami berdua memang menyukai sesuatu yang bisa dibilang mistis dan Daniel sangat ingin bias melihat sosok sosok yang takkasat mata .. Sebeneranya ia sama sekali tidak memiliki keberanian untuk melihat “mereka” baru di ceritakan saja dia bias merengek untuk cepat pulang tapi karna rasa penasaran yang sangat besar maka Daniel mencoba untuk memberanikan diri untuk meminta seseorang membukakan matabatinnyya…
Jl.Cempaka No 32 RT 03/01 Hanya itu yang aku lihat di secarik kertas yang di pegang oleh Daniel, ia bilang itu adalah Alamat orang yang dia ceritakan. Setelah memberikn kertas itu Daniel memintaku untuk mengantarnya, yahhh… namanya juga mencoba menjadi sahabat yang baik maka dengan senang hati aku pun mengantarnya ke alamat itu. Setelah bertanya kesana kemari tentang alamat itu akhirnya kami sampai ke rumah yang dimaksud “Sampai, tapi.. bener gak ini rumahnya ko hawanya agak gak enak gitu ya ?” kataku , “Ah! Jangan nakutin deh ,bener ko alamatnya dan berarti ini rumahnya ”.
Daniel berjalan masuk ke rumah itu dan Markus menunggunya di depan pagar. Saat Daniel ingin mengetuk pintu rumah itu tiba tiba ada seorang perempuan yang keluar dari rumah itu badannya langsing, wajahnya tirus, kulitnya putih dan hidurngnya mancung , perempuan itu memakai baju dan accesoris serba hitam mungkin ini yang namanya Denta Lestari. Daniel pun berbicara kepada perempuan itu dan perempuan itupun menyuruhku untung ikut masuk kedalam rumah.
Markuspun ikut masuk dan memperkenalkan diri kepada perempuan itu dan ternyata bener dia lah yang bernama Denta Lestari, ternyata Denta Cantik … Gumaam Markus dalam hati.. setelah mempersilakan masuk Dentapun membuatkan minum untuk kami.Setelah Denta kembali dari dapur Daniel pun langsung mengutarakan maksud kedatangan kami kesini .. Ya ingin meminta bantunannya untuk membukakan mata batin Daniel . Denta pun hanya mengucap “Ohh…. Boleh ko tapi aku cek dulu ya kalo fisik sama batin kamu gak kuat aku gak bisa” , “Okey santai lakuin aja ta”. Setelah di cek ternyata Daniel gak bisa di buka matabatinnya soalnya ya karna ketakutannya itu .. “ kamu gak bisa dibuka mata batinnya tapi kalo temen kamu ini dia bisa” Kata Denta pada Daniel sambil melirik kearahkku , “Hah? Aku ? tapi kan belum di cek dulu” kataku dengan mimic muka kaget . “hahahhaa .. Ngapain di cek lagi? aura kamu juga udah bisa di baca ko sama aku” kata Denta , “udah sih Iyain aja jadi setidaknya walaupun gue gak bisa liat tapi gue bisa tau kan dari lo” Danil pun tertawa . “Iye lo bisa tau dari gue tapi gue yang bakal deg degan karna liat kaya gitu” .“ Jadi mau atau engga?” Tanya Denta . “Hmmm… Yaudah boleh deh” dengan perasaan yang tidak karuan akupun memberanikan diri “yaudah sekarang kamu merem terus pereasaan kamu harus relax” dan Denta pun memulai prakteknya.
“Selsai..
Sekarang buka mata kamu pelan pelan Dip”
dan saat aku membuka mata.. apapun yang aku lihat agak terlihat lebih
terang .. “ Udah gini aja? Ko gak rame?”
Tanya ku padanya “ lo mau rame? gih sana jalan
kepasar” Celetuk Daniel.” Enak aja kamu aja sana kepasar bantuin kang
tahu” kami semuapun tertawa “hahahaha.. Kalian ini sama saja , iya mungkin berlum terlalu
bereaksi tapi kalo udah sih kamu jangan kaget ya ?” kata Denta mengingatkanku .
“lebih kaget liat Daniel pake baju cewek kayanya hahhha “ Danielpun langsung
memmukul pundakku “ yeeee enak aja lo tuh yang suka pake baju cewek kan suka
mangkal hahaha” setelah
ngobrol lama kira kira 30 menitan aku dan Danielpun pamit kepada Denta untuk pulang.
Selama di perjalanan Daniel mendadak bawel dia terus menanyakan apa yang aku lihat atau aku rasa sepanjang perjalanan. Aku yang belum melihat dan merasakan apapun hanya berkata “ Apasih Daniel jangan berisik deh atau aku turunin kamu di tengah jalan nih” Danielpun langsung membisu sampai kami sampai dirumahnya .setelah mengantar Daniel akupun langsung pulang menuju rumah. Langit semakin gelap dan saat aku lirik jamtanganku ternyata sudah pukul 19.30 karna aku takut terlalu malam sampai di rumah akupun membawa motor dengan agak kencang. “Ah sial kena macet !” gerutuku saat di perjalanan aku melihat seorang laki laki kira kira sekitar berumur 23 tahun berjalan pincang dengan tatapan mata yang kosong. Galau karna di putusin pacarnya mungkin gumamku dalam hati sambil melajukan motorku , Saat sampai didepan kerumunan yang membuat macet itu ternyata ada sebuah kecelakaan seseorang tertabrak mobil , orang itu tewas karna terpental dan benturan yang sangat keras di kepalanya dan kaki yang patah.
Saat korban di bawa ke mobil ambulan dengan
jelas aku melihat orang yang di bawa itu adalah orang yang aku
lihat di jalan tadi! “ Gak mungkin ini
pasti salah lihat!” kataku tiba tiba pengendara motor di sebelahku bertanya “ Mas gakapa-apa?” tanyanya ,
akupun langsung menjawab “ gak ko mba
saya gakapa-apa “ lalu aku melanjutkan
perjalanan pulang.
Setibanya dirumah aku masih membayangkan pria yang aku lihat di jalan tadi. “Hayooooooo Mikirin cewek yaaaa!!!” kata kakakku yang jahil mengagetiku “ Apasih huuuu… sotahu nih” balasku “ hahah yaelah juju raja kali kaya sama siapa aja, Terus lo habis dari mana ko baru pulang jam segini ?” tanyanya “ aku habis dari rumah Daniel ngerjain tugas Sosiologi dulu terus kena macet jadi baru pulang deh “ “ ohh… yaudah Gih sana mandi udah gue beliin nasigoreng tuh “ “ Asik hahah oke oke aku mau mandi dulu jangan di apa apain nasigorengnya!!” .Maskus pun bergegas kekamar untuk mandi , setelah mandi dan berpakaian ia langsung mengarah ke dapur mengambil nasi goring yang sudah dibelikan kakaknya dan memakannya sendirian diruang makan.
Saat Markus
sedang menyantap nasi goring tiba tiba “hiks..
hiks..” samar samar terdengar suara tangisan “Kaaaaaa jangan nakutin deeehh” teriak
Markus . Tapi tidak ada jawaban dari kakaknya dan tiba tiba suara tangis
itu semakin jelas terdengar oleh markus bulu pundak dan bulu kaki markuspun
meremang. Karna penasaran dari mana asal suara itu berasal maka markuspun bergegas menghabiskan
nasi gorengnya itu dan mencari tau dari mana suara isak tangis itu .
Setelah mencari asal suara itu ternyata berasal dari halaman belakang tepatnya di pohon manga yang berada di pojok kiri halaman belakang rumah Markus . Markuspun dengan hati hati berjalan mengarah ke halaman belakang.. Dan tiba tiba iya melihat sosok bergaun putih , rambut yang terurai panjang dan berantakan denngan muka yang hancur penuh bercak darah mata perempuan itupun hitam legam dan menatap tajam kepada Markus . Markus yang kaget karna masih tidak percaya dengan apa yang ia lihat pun lari kedalam rumah dan masuk kekamarnya , “ Apa mungkin yang denta lakuin itu bereaksi sekarang? Dan mungkin kan ini yang diingatkan oleh Denta? “ tanya markus kepada dirinya sendiri . “Hiks .. hiks” samar samar terdengar suara tangisan itu kembali “ aaarrggghhhh pergi sana jangan ganggu aku ! aku kan gak ganggu kamu!” teriak Markus .Suara tangisanpun berubah menjadi suara cekikikan , Markus yang perasaannya semakin tak menentu pun menutup telinganya dengan dua bantal dan iya pun berusaha bisa memejamkan mata tanpa menghiraukan suara diluar kamarnya itu
Keesokan
harinya ..
Markus dan
Daniel sedang menyantap bubur ayam ketika makan Markus pun bercerita pada
Daniel tentang apa yang ia alami kemarin malam… “Wah berarti kerjaannya Denta
udah bereaksi dong dan berarti mata batinlo beneran udah kebuka” seru Daniel .
“Bereaksi sih bereaksi tapi kalo tau bakal kaya gitu aku gak mau “ keluhku pada
Daniel .Dan Daniel hanya berkata“hahaha
yaelah ayolaaahhh jangan ngeluh gitu
pasti seru ko” lalu ia menyantap
kembali buburnya “ seru apanya ! kena serangan jantung mendadak sih iya” jawabku .
Bel masukpun
berbunyi…
Markus dan Danielpun masuk kekelas masing masing Markus kearah kelas 12 IPS3 dan Daniel mengarah ke kelas 12IPS1. Pelajaranpun berjalan dengan seperti biasa, bel istirahat pertama pun sudah berdering aku yang sedari tadi ingin ke toilet karna perut sudah tidak bersahabat langsung bergegas kekamar mandi. Setelah menyelsaikan panggilan alamnya itu markus yang masih mengamati sekeliling kamarmandi berkata “ Amaaaann…” sambil ngengelus dada … tapi ketika dia hendak keluar kamar mandi ia melihat sosok pria dengan kepala yang tidak utuh .. ya sepertinya kepalanya tertimpah sebuah benda yang berat .Markus yang merasakan firasat yang tidak enak langsung bergegas keluar kamar mandi dan langsung mengarah kekantin untuk membeli sebuah minum untuk meredakan kagetnya .
Markus dan Danielpun masuk kekelas masing masing Markus kearah kelas 12 IPS3 dan Daniel mengarah ke kelas 12IPS1. Pelajaranpun berjalan dengan seperti biasa, bel istirahat pertama pun sudah berdering aku yang sedari tadi ingin ke toilet karna perut sudah tidak bersahabat langsung bergegas kekamar mandi. Setelah menyelsaikan panggilan alamnya itu markus yang masih mengamati sekeliling kamarmandi berkata “ Amaaaann…” sambil ngengelus dada … tapi ketika dia hendak keluar kamar mandi ia melihat sosok pria dengan kepala yang tidak utuh .. ya sepertinya kepalanya tertimpah sebuah benda yang berat .Markus yang merasakan firasat yang tidak enak langsung bergegas keluar kamar mandi dan langsung mengarah kekantin untuk membeli sebuah minum untuk meredakan kagetnya .
Daniel yang
bingung dengan tingkah Markus langsung menghampiri markus dan menayakan apa
yang terjadi . Markus pun menceritakan semua yang terjadi dan Daniel hanya mengangguk nganggukan
kepalanya saat mendengar cerita markus . bel masuk berbunyi markus dan daniel
pun kembali kekelasnya masing masing . saat pulang markus yang penasaran dengan sosok yang ia
lihat di sekolah itu menanyakan tentang kamar mandi itu. Dan ternyata sosok
yang di lihat oleh markus adalah sossok
kuli bangunan yang meninggal sat pembangunan kamar mandi itu. Kuli
bangunan itu meninggal tertimpah bangunan yang tiba tiba ambruk. Dan sosok itu mungkin sudah menjadi penunggu
kamar mandi itu sejak bangunan kamar mandi itu telah selsai
Sebenarnya aku agak takut dengan apa yang aku lihat semenjak hari dimana pertama kali aku dibukakan mata ke tiga ini semakin banyak yang aku lihat dari mulai sosok perempuan bergaun putih yang biasa di bilang kuntilanak , sosok korban kecelakaan, sosok berbulu yang berbadan besar yang biasa di bilang genderuwo , sosok anak kecil yang berlari lari dengan tidak memakai baju lalu menghilang menembus tembok. melihat mereka yang tak kasat mata membuat ku memiliki pengalaman baru , Mungkin mereka ingin memberitahuku bahwa mereka sesungguhnya ada di sekitar kita walau terkadang ia memunculkan sosoknya di waktu yang tidak tepat .
Apa kalian tau?
Sebenernya mereka selalu ada di dekat kita dan disekita kita . tidak
seluruhnya dari mereka berniat
jahat ada sebagian yang hanya ingin
memiliki teman , jika mereka jahil
mungkin itu karna ulah kalian sendiri yang mengusik ketentraman mereka. Dan
ingat kalian jangan pernah takut karna semakin kalian takut maka”Mereka” akan
semakin senang mengganggu kalian.